Wakra Beach - 26 Desember 2008 0 comments

  • Adventure II : Menghangatkan badan dengan sate...




















Bikin NPWP kok mudah, Apa kata Dunia??? 0 comments

Berita tentang NPWP ternyata bukan hanya isu di Qatar saja, di beberapa tempat di Indonesia kita jumpai beberapa kasus yang sama. Antara lain cerita yang ditulis oleh rekan kita yang juga staff UII jogja seperti dalam cerita singkat berikut :

Satu, kampanye yang gencar dari pajak mengenai perlunya punya NPWP. Dua sudah ada sosialisasi di kantor, bahwa yang ndak punya NPWP akan kena kenaikan Pph sebesar 20% dari yang sekarang. Tiga, berhubung tidak lama lagi akan segera berangkat sekolah lagi. Jadi, mau tidak mau saya harus buat NPWP.

Nah, satu yang kemudian membuat sedikit sebel. Nampaknya pajak tidak cukup menyiapkan “keterkejutan” orang yang akan ngurus NPWP yang pasti melonjak, apalagi dibarengi “ancaman-ancaman” seperti kenaikan fiskal jadi 3 juta rupiah kemudian PPh dinaiikan 20%, maka berbondong-bondonglah orang pada bikin NPWP. Melonjaknya jumlah pembuat NPWP mengakibatkan pelayanannya jadi “AMBURADUL”, tidak seperti yang dijanji-janjikan oleh mereka.

Layanan yang 10 menit jadi, menjadi mundur lama. Katanya sehari langsung dapat kartu NPWP, eh disuruh datang balik besok-besoknya. Dan unfortunately saya yang kena masalah ini.

Pekan kemarin, saya dengan rekan kerja di kantor datang Kantor Pelayanan Pajak Pratama Maguwo, Sleman. Ketemu satu masalah, petugasnya bilang, berhubung sumatra sedang ada pembukaan kantor pelayanan pajak yang baru, sebagian besar bandwidth-nya dibawa lari ke sana, jadinya yang di Sleman/Jogja, jadi lelet sekali. Sehingga antri satu jam, cuma dua orang terlayani. Dijanjikan oleh petugasnya (mbak Aniek kalau ndak salah namanya), “Pekan depan aja mas, kalau pekan depan pasti sudah cepet lagi …”

OK, saya nurut, pekan ini saya ke KPP Maguwo lagi. Kemarin Selasa saya datang ke sana lagi. Kali ini yang melayani namanya mas Jafar Sodiq. Waktu beliau ngentri data, saya tanya, loh mas kok nama saya harus ditulis lagi (kebetulan waktu itu spelling nama saya), kan sudah ada nomer pendaftaran saya di sana. Kebetulan saya sudah daftar online di http://ereg.pajak.go.id. Mas jafar-nya bilang, lha sistemnya gitu. Gubraks…. lah gunanya saya daftar di website untuk apa? Kan tinggal retrieve data sementara saya mustinya bisa, tapi sistemnya tidak mendukung. Setelah itu, muncul masalah lagi, “Pak, ini kartunya baru bisa diambil besok”. “Kenapa?” tanya saya, “Ya dari pusat .. gini..gini ..bla..bla..”, intinya jatah kartunya terbatas. Dan saya diminta datang keesokan harinya (hari Rabu) untuk ngambil. Padahal komitmen pajak adalah sehari jadi (bahkan sepuluh menit jadi). Saya tanya ke mas Jafar “Besok jam berapa?”,”Jam 8 sampai jam 4 sore pak.” Saya bilang, “tinggal ambil kan?”, “iya, ndak perlu antri, temui saja mbak Reni.”

Pagi ini saya datang ke sana, mau ambil kartu NPWP. Sampai di KPP Maguwoharjo jam 8 lebih 4. Saya langsung masuk ruang yang melayani pengambilan kartu NPWP. Yang nemui ibu-ibu pake kerudung baju kuning, “Bu saya mau ambil kartu NPWP.” Oleh beliau saya disuruh nunggu, sambil duduk dulu. Akan diproses. Kebetulan saya duduknya di luar masih bisa melihat kondisi ruang proses di dalam. Setengah jam saya menunggu, dan what the heck is … slip ricit saya untuk pengambilan NPWP tidak diapa-apain. Cuma didiemin di meja, dan saya ndak tahu yang namanya mbak Reni yang mana, pikir saya ibu berbaju kuning yang nerima ricit saya. Setelah saya tanya, ternyata dia bukan mbak Reni. Dan payahnya dia tidak memberikan ricit saya ke yang namanya mbak reni, cuma ditaruh di atas meja saja. Dan setelah saya ketemu dengan yang namanya mbak Reni ternyata mbak Reninya lagi mroses ricit yang lain.

Saya sudah kadung dongkol sama mereka, gimana tidak, ricit saya cuma ditaruh begitu saja di atas meja, tidak kemudian diproses untuk diantrikan. Dan yang lebih mengecewakan lagi, janji sehari sebelumnya bahwa saya datang tinggal ngambil kartu NPWP di keesokan harinya tinggal janji. Karena ternyata harus nunggu diproses dulu macem-macem, sementara waktu saya terbatas. Akhirnya saya ambil lagi ricitnya. Sudah jengkel, jawabannya juga pada nggak ngenakin. Benar-benar menyusahkan.

Bikin NPWP kok mudah? Apa kata dunia…….!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
arrrggghhh ….

E-Book Umum : Bacaan di Waktu Luang 0 comments


Kategori : Wanita,Keluarga,Parenting
Publisher : MIZAN GROUP ISBN 979-3611-45-6
Judul : Agar Anak Anda Tertular Virus Membaca

Sinopsis :

Apa yang anda inginkan untuk anak anda pada saat ini? Apakah anak anda ingin hanya bisa membaca atau gemar membaca? Anda tentu dapat merasakan bedanya.
Dalam buku ini, Paul Jennings secara brilian mengajak siapa saja untuk menularkan “virus” membaca, bagaimana sejak dini anak-anak dapat asyik, bergairah, dan cinta terhadap buku.
Dengan bahasa yang jernih disertai gambar gambar yang jenaka, Jennings membangkitkan kepedulian setiap orang (terutama orangtua dan guru) untuk membuat anak-anak “tergila-gila” membaca.

Penulis : Paul Jennings
Penerbit : MLC
Tahun : 2006
Jumlah halaman : 322



Kategori : Biografi,Memoar,Kisah Nyata
Publisher : MIZAN GROUP ISBN 979-8394-84-4
Judul : Barack Hussein Obama Kandidat Presiden Amerika yang punya Muslim Connection

Sinopsis :

Simak dalam buku ini kisah-kisah unik Barack Obama :
• Kisah perkawinan ayahnya yang Muslim kulit hitam Kenya dan ibunya yang kulit putih Amerika.
• Masa kecilnya di Jakarta dengan ayah tiri berdarah Jawa, Lolo Soetoro, dan adik tirinya, Maya Soetoro.
• Kenangannya bermain di jalan-jalan dan masjid di Jakarta.
• Perjalanannya menelusuri akar budayanya ke Kenya dan perjumpaan dengan kerabat-kerabat Muslim.
• Perjuangannya menapaki karier politik sehingga menjadi senator kulit hitam satu-satunya saat ini.
• Kisah di balik keputusannya maju menjadi calon presiden AS.
• Serangan-serangan politik berkaitan dengan hubungannya dengan Islam.

Kemunculannya di panggung politik Amerika Serikat mengundang banyak perhatian. Dia adalah kandidat presiden AS paling unik sepanjang sejarah. Bahkan namanya pun unik : Barack Hussein Obama. Belum lagi latar belakang keluarganya yang multietnis dan isu bahwa dia adalah seorang Muslim. Sosoknya mewakili harapan akan Amerika Serikat yang lebih manusiawi, inklusif dan toleran.

“Obama punya peluang membuktikan impian menampilkan Amerika sebagai bangsa yang punya hati nurani”
--Ahmad Syafi’i Ma’arif, Republika, 29 Mei 2007
Penulis : Anwar Holid
Penerbit : Mizan
Pustaka Tahun : 2008
Jumlah halaman : 204



Kategori : Biografi,Memoar,Kisah Nyata
Publisher : UFUK PRESS ISBN 979-1238-34-0
Judul : Menerjang Harapan, dari Jakarta menuju Gedung Putih (R2)
Sinopsis :

Barack Obama berhasil meniti tangga sukses menjadi senator kulit hitam kelima dalam sejarah Amerika Serikat, setelah sebelumnya menjadi dosen di Universitas Chicago, senator junior di Negara Bagian Illinios, dan presiden Afrika-Amerika pertama kalinya pada jurnal bergengsi, Havard Law Review, sewaktu ia masih belajar di Universitas Havard. Kini ia adalah salah satu calon kuat wakil Partai Demokrat dalam pemilihan Presiden AS pada 2008.

Obama lahir di Hawaii pada tanggal 4 Agustus 1961, dari pasangan Barack “Hussein” Obama Senior, seorang mahasiswa ekonomi dan penganut Muslim yang taat dari Kenya, dan Ann Dunham, seorang perempuan kulit putih dari Kansas. Kedua orangtuanya bercerai ketika Obama berumur dua tahun. Setelah perceraian itu, ayahnya memutuskan untuk menempuh studi doktoral di Harvard University sebelum akhirnya kembali ke Kenya. Sedangkan, ibunya menikah kembali dengan orang Indonesia yang bernama Lolo Soetoro dan pindah ke Indonesia ketika Obama berumur enam tahun. Ia dan ibunya tinggal di Jakarta selama empat tahun, ia pun pernah menyebut dirinya sebagai Jakarta’s street kid. Barack kembali ke Hawaii seorang diri dan tinggal bersama kakek-neneknya hingga ia menamatkan sekolah menengah atasnya pada 1979.

Pada 1982, Obama mendapat kabar bahwa ayahnya meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil di Kenya. Kematian ayahnya begitu memukul dirinya dan membawanya dalam sebuah belenggu. Nyatanya, ia hanya sekali melihat ayahnya sejak kedua orangtuanya bercerai, ketika Barack berusia sepuluh tahun.

Seiring dengan meningkatnya popularitas dirinya secara nasional, Barack menuliskan riwayat dan pandangan hidupnya. Dreams from My Father adalah karya pertamanya, sedangkan buku dalam genggaman Anda ini adalah yang kedua. Dalam buku ini, ia menyampaikan berbagai hal; mulai dari kehidupan pribadinya (satu bab khusus membahas saat ia tinggal di Jakarta), dunia kebijakan, politik, masalah sosial, agama, hingga hubungan internasional. Di tengah-tengah amukan dan serangan publik dunia terhadap ketidakbecusan Bush memimpin Amerika, lahir seorang heal-maker (pemimpin yang merangkul) sekaligus deal-maker (seorang yang mampu menjawab persoalan-persoalan praktis). Ia muncul secara tak terduga dan dalam waktu relatif singkat mampu mengubah peta politik, menumbuhkan harapan dan gairah baru.

Selamat menyelami dunia pikiran Obama!

Penulis : Barack Obama
Penerbit : Ufuk Press
Tahun : 2007
Jumlah halaman : 596



Kategori : Biografi,Memoar,Kisah Nyata
Publisher : MIZAN GROUP ISBN 979-1227-17-9
Judul : Kick Andy - Kumpulan Kisah Inspiratif (R2)

Sinopsis
Kick Andy segera merebut hati penonton televisi karena program ini mengangkat berbagai kisah hidup manusia yang kadang sulit dipercaya benar-benar terjadi di sekitar kita. Berbeda dengan program-program televisi lain, yang lebih mengedepankan akal, Kick Andy mengajak kita menonton dengan hati.

Buku ini memuat kumpulan kisah yang ditayangkan di Kick Andy, yang mampu membuat kita termotivasi, terinspirasi, dan mensyukuri hidup yang sudah diberikan Tuhan. Kisah-kisah itu juga membuat kita mampu bangkit dari rasa putus asa dan menatap hidup dengan optimis.

***

“Pertanyaan dari hati bukan untuk menghakimi, mempermalukan, juga tidak untuk memuji yang tak proporsional. Kick Andy adalah talkshow yang amat manusiawi dan menyentuh hati karena dalam bahasa dan caranya menggunakan hati.”
— K.H. Abdullah Gymnastiar, Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhiid

”Kick Andy memberikan pilihan tontonan humanis dengan cara yang amat berbeda. Merupakan pembicaraan serius tentang beragam sendi kehidupan, dan menontonnya seperti menonton teater. Bagi saya, menonton Kick Andy adalah sebuah experience.”
— Andrea Hirata, Penulis Tetralogi Laskar Pelangi

”Sebagai kreator banyak acara televisi, saya kadang malu melihat kegigihan tim Kick Andy menampilkan tamu-tamu yang demikian dahsyat. Saya tahu itu tidak gampang. Tapi kebagusan sebuah acara memang harus didukung untuk tidak melakukan yang gampang-gampang saja. Proficiat.”
— Helmi Yahya, Produser Program Televisi

”Really INSPIRING! Menyentuh, shock therapy yang bagus untuk masyarakat Indonesia supaya lebih bisa bersyukur dan survive dengan hidupnya sendiri ketika melihat banyak hal di Kick Andy.”
— Merlyn Sopjan, Putri Waria Indonesia 2006

”Kick Andy bagi saya menarik, faktual, humanis, dan juga mencerahkan.”
— Sasa Djuarsa Sendjaja, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia

“Kick Andy memiliki keistimewaan dibandingkan acara-acara lain. Keistimewaan Kick Andy adalah gayanya dalam wawancara dengan pertanyaan yang menantang. Daya tariknya berupa sikap tidak mengalah pada pandangan-pandangan konvensional.”
— Abdurrahman Wahid, Presiden RI ke 4

Penulis : Gantyo Koespradono
Penerbit : Bentang Pustaka
Tahun : 2008
Jumlah halaman : 318

Yang mo beli e-booknya silakan pesen di : www.digibookgallery.com
Yang mo download gratisan ada di download page.
Enjoy...

Tips Melamar Kerja 0 comments

Bagi rekan-rekan yang sudah terbiasa melanglang buana di dunia kerja dan 'hobi' keluar masuk perusahaan mungkin tips ini kurang begitu menarik. Tetapi bagi yang baru lulus dan berusaha untuk mencari pekerjaan baru, tentunya memerlukan referensi yang cukup untuk keberhasilannya mendapatkan pekerjaan yang diidam-idamkan.

Tips berikut dibuat oleh A. Fatih Syuhud, blogger kawakan Indonesia dan penulis produktif. Mudah-mudahan bisa membantu rekan-rekan yang membutuhkannya. Beberapa tips yang bisa anda download dalam format word :
  1. Tips umum menulis surat lamaran.
  2. Menulis surat lamaran di email.
  3. Tips umum membuat resume.
  4. Aspek-aspek yang ditonjolkan dalam resume.
  5. Hati-hati menuliskan hal berikut dalam resume.
  6. Persiapan menghadapi wawancara.
  7. Cara berpakaian yang baik dalam wawancara.
  8. Bersikap percaya diri.
  9. Pengaruh kontak mata dan suara dalam wawancara.
  10. Persiapan Psikotes.
  11. Sopankah menanyakan hasil wawancara?
Bagi yang berminat silakan download di download page di atas.

KAUST Discovery Scholarship 2009 0 comments

The KAUST Discovery Scholarship is the general scholarship program of the King Abdullah University of Science and Technology (KAUST).

This program is designed to ensure that any highly talented student who is qualified and eligible to enroll in KAUST will receive full financial support while at the University. Those who receive a Discovery Scholarship will receive full tuition support, a living stipend, and summer and career enrichment programs.

KAUST will offer Discovery Scholarships to all KAUST students – an exceptional level of support intended to attract gifted and talented students from Saudi Arabia and from other countries around the world.

Eligibility and Selection

To apply for the KAUST Discovery Scholarship, you must met the following eligibility requirements:

  • Be currently enrolled in a bachelor's/first university degree program in a KAUST-relevant field of study
  • Current field of study must be in a KAUST-relevant area, such as Engineering, Mathematics, or the Physical, Chemical and Biological Sciences
  • Minimum cumulative GPA of 3.3 on a 4.0 scale or equivalent in other international grading systems
  • Ability to enroll at KAUST in 2009, 2010, or 2011
  • Must submit a minimum TOEFL score of 79 on the IBT (Internet Based Test) or 6.0 on the IELTS (International English Language Testing System) upon award offer. A TOEFL or IELTS score is not required if the applicant is a native speaker of English or attended a university in the United States, Canada, United Kingdom, Ireland, Australia or New Zealand
  • Official bachelor’s university transcript (must be in English to be accepted). A scan of the official transcript must be uploaded into the online application form and a hard copy, in a university sealed envelope, must be mailed to:

Institute of International Education
Attn: KAUST Transcripts
1800 West Loop South, Suite 250
Houston, Texas 77027

  • Demonstrate academic and research interest and/or leadership potential
  • Ability to travel outside home country to attend KAUST development activities

Selection Criteria

KAUST has developed a fair, consistent and transparent selection process for the KAUST Discovery Scholarship. Applicants will be evaluated by the following criteria:

  • Academic achievement
  • First university or bachelor’s field of study
  • Commitment to KAUST goals
  • Statement of Purpose
  • Demonstrated leadership abilities
  • Involvement in related extracurricular activities
  • Commitment to matriculate at KAUST upon graduation
  • Interview with KAUST representatives or faculty (for finalists only)

ONLINE APPLICATION AND INFORMATION

There are four components to the KAUST Discovery Scholarship application:

1. Online student section with essays
2. Letters of recommendation
3. Official university record of achievement (transcripts)
4. Official TOEFL or IELTS English language proficiency score

Applicants who are unable to produce an English language proficiency test score by the deadline may still apply. If selected, the award offer will be considered conditional until the student can provide a satisfactory test score at a later date.

DEADLINES

The Discovery Scholarship Online Application deadline is Friday, January 16th, 2009. All official documents sent by mail must be received by the KAUST Scholarship Office by that date.

For more information click here.


E-book : Buku Kimia Terjemahan 0 comments

Diambil dari situs resmi F-Mipa ITB. Padahal biasanya jarang lembaga lain yang menyediakan e-book gratisan seperti ini. Thanks for the great job...

Sesuai dengan kesepakatan dengan Iwamani Shoten, buku online ini, hanya diperbolehkan digunakan dalam bentuk file elektronik, digunakan hanya untuk tujuan pendidikan, untuk guru, siswa, dosen, dan mahasiswa sarjana dan pascasarjana. Tidak boleh didistribusikan dalam bentuk tercetak.

Buku-buku yang tersedia antara lain :


BUKU TEKS KIMIA ANORGANIK ONLINE

Taro Saito,
diterjemahkan dari versi Bahasa Inggrisnya
oleh Ismunandar
MUKI KAGAKU by Taro Saito
© 1996 by Taro Saito
Reproduced by permission of Iwanami Shoten, Publishers, Tokyo

Download link


BASIC CHEMISTRY

© 2006 by Yashito Takeuchi
Reproduced by permission of Iwanami Shoten, Publishers, Tokyo

Download Link

BUKU TEKS KIMIA KUANTUM ONLINE
Koichi Ohno,
diterjemahkan dari versi Bahasa Inggrisnya
oleh Bambang Prijamboedi
Quantum Chemistry by Koichi Ohno
© 2004 by Koichi Ohno
Reproduced by permission of Iwanami Shoten, Publishers, Tokyo

Download Link

Download : Pedoman Tata Nama Kimia

Mengenal Deterjen 0 comments

Deterjen adalah campuran berbagai bahan, yang digunakan untuk membantu pembersihan dan terbuat dari bahan-bahan turunan minyak bumi. Dibanding dengan sabun, deterjen mempunyai keunggulan antara lain mempunyai daya cuci yang lebih baik serta tidak terpengaruh oleh kesadahan air.

Komposisi

Pada umumnya, deterjen mengandung bahan-bahan berikut:Surfaktan
Surfaktan (surface active agent) merupakan zat aktif permukaan yang mempunyai ujung berbeda yaitu hidrofil (suka air) dan hidrofob (suka lemak). Bahan aktif ini berfungsi menurunkan tegangan permukaan air sehingga dapat melepaskan kotoran yang menempel pada permukaan bahan. Secara garis besar, terdapat empat kategori surfaktan yaitu:
  • Anionik :
  1. Alkyl Benzene Sulfonate (ABS)
  2. Linier Alkyl Benzene Sulfonate (LAS)
  3. Alpha Olein Sulfonate (AOS)
  • Kationik : Garam Ammonium
  • Non ionik : Nonyl phenol polyethoxyle
  • Amphoterik : Acyl Ethylenediamines
Builder

Builder (pembentuk) berfungsi meningkatkan efisiensi pencuci dari surfaktan dengan cara menon-aktifkan mineral penyebab kesadahan air.
  1. Fosfat : Sodium Tri Poly Phosphate (STPP)
  2. Asetat :
  • Nitril Tri Acetate (NTA)
  • Ethylene Diamine Tetra Acetate (EDTA)
  • Silikat : Zeolit
  • Sitrat : Asam Sitrat
Filler

Filler (pengisi) adalah bahan tambahan deterjen yang tidak mempunyai kemampuan meningkatkan daya cuci, tetapi menambah kuantitas. Contoh Sodium sulfat.

Aditif

Aditif adalah bahan suplemen / tambahan untuk membuat produk lebih menarik, misalnya pewangi, pelarut, pemutih, pewarna dst, tidak berhubungan langsung dengan daya cuci deterjen. Additives ditambahkan lebih untuk maksud komersialisasi produk. Contoh : Enzim, Boraks, Sodium klorida, Carboxy Methyl Cellulose (CMC).

Sumber pencemaran lingkungan hampir tidak terhitung jumlahnya, dan semua dapat mempengaruhi lingkungan dengan berbagai cara. Ada yang bersifat racun bagi organisme, seperti pestisida dan herbisida. Bahan pencemar yang lain merangsang perumbuhan yang berlebihan, Misalnya pupuk pertanian, limbah rumah tangga, Kotoran hewan, dan deterjen. semua bahan ini dapat menimbulkan pencemaraneutropik, yaitu bersifat merangsang pertumbuhan secara berlebihan pada bakteri, protozoa, alga, dan beberapa tumbuhan vaskuler. Pencemaran jenis ini terutama terjadi pada daerah perairan, seperti danau, dan sungai. Pencemaran eutrofik (atau eutrofikasi) dapat meningkatkan nilai BOD (Biological Oxygen Demand) air dan mengurangi jumlah oksigen terlarut yang diperlukan oleh ikan dan hewan tingkat lebih tinggi lainya yang hidup didalam air. Kelebihan nutrisi yang masuk kedalam perairan seperti amonia, nitrat, nitrit,dan fosfat merangsang pertumbuhan alga dan menyebabkan terjadinya ledakan pertumbuhan plankton. Beberapa jenis plankton menimbulkan bau tak sedap dan ada pula yang menghasilkan produk metabolisme yang bersifat racun bagi Ikan.

Sumber : http://www.imasika-online.org

E-book : Laskar Pelangi 0 comments


Di negeri ini, tidak mudah menulis novel-novel yang kesemuanya best seller, apalagi merupakan karya-karya pertama, ditulis seseorang yang tak berasal dari lingkungan sastra, dan lebih gawat lagi,novel-novel itu sama sekali tak sejalan dengan trend pasar. Tapi hal itu dapat dilakukan Andrea Hirata. Melalui Laskar Pelangi, Andrea Hirata langsung menempatkan dirinya sebagai salah satu penulis muda Indonesia yang amat menjanjikan. Laskar Pelangi telah beredar di luar negeri, bahkan mampu mencapai best seller di Malaysia.

Andrea Hirata, out of the blue, tak dikenal sebelumnya, tak pernah menulis sepotong pun cerpen, tiba-tiba muncul, langsung menulis tetralogi sesuatu yang juga cukup ajaib bagi penulis pemula dengan gaya realis bertabur metafora yang disebut Prof. Sapardi Djoko Damono, guru besar sastra Universitas Indonesia, sebagai metafora yang berani, tak biasa, tak terduga, kadang kala ngawur,namun amat memikat.

Bagaimana karya-karya Andrea dapat menjadi best seller tanpa harus mengorbankan mutu? Tentu tak terlepas dari muatan intelektualitas dan spiritualitas buku-buku itu. Sastrawan Ahmad Tohari mengatakan, "Andrea adalah jaminan bagi sebuah karya sastra bergaya saintifik dengan penyampaian yang cerdas dan menyentuh." Prof. Dr. Syafii Maarif, mantan ketua umum Muhammadiyah berkomentar,, "Andrea langsung membidik pusat kesadaran."

Meski masih terlalu hipotetik, karya Andrea diterima secara luas mungkin juga karena pembaca kita jenuh akan sajian metropop bertema urban superringan, pornografi, hedonistik, dan mulai mendamba tulisan yang lebih berkapasitas. "Andrea mengobati kehausan para pencinta buku akan buku-buku Indonesia bermutu" (Kompas, 11 November 2006).

Daya tarik yang menonjol dari karya-karya Andrea juga terletak pada kemungkinan yang amat luas dari eksplorasinya terhadap karakter dan peristiwa, sehingga paragrafnya selalu mengandung kekayaan. Setiap paragraf seakan dapat berkembang menjadi sebuah cerpen, dan setiap bab mengandung letupan intelejensia, kisah, dan romantika untuk dapat tumbuh menjadi buku tersendiri. Andrea tak pernah kekeringan ide dan tak pernah kehilangan tempat untuk melihat suatu fenomena dari satu sudut yang tak pernah dilihat orang lain. Setiap kalimatnya potensial. Ironi diolahnya menjadi jenaka, cinta pertama yang absurd menjadi demikian memesona, tragedi diparodikan, ia menyastrakan fisika, kimia, biologi, dan astronomi. "Andrea adalah seorang seniman kata-kata," ujar Nicola Horner.

Majalah Tempo menye-butnya, "Andrea berhasil menyajikan kenangannya menjadi cerita yang menarik, deskripsinya kuat, filmis." Santi Indra Astuti, Msi., seorang dosen komunikasi, di Koran Tempo berpendapat, "Laskar Petangi ageless, timeless, borderless." Garin Nugroho, "Inspiratif." Dan, Riri Riza, "A must read."

Novel pertama Andrea Hirata, Laskar Pelangi, telah berkembang bukan hanya sebagai bacaan sastra, namun sebagai referensi ilmiah. Novel ini banyak dirujuk untuk penulisan skripsi, tesis, dan telah diseminarkan oleh birokrat untuk menyusun rekomendasi kebijakan pendidikan.

Pengen membaca e-booknya? Silakan download di download page di atas.

Practicle Aspects of Well Unloading and Operation 0 comments

The guidelines in this section are adapted primarily from API RP 11 V5 (1999), Recommended Practice for Operations, Maintenance and Troubleshooting of Gas Lift Installations.

Initial Unloading

The first step in bringing a well on production after gas lift valves have been installed is to unload the fluids from the wellbore and obtain a stabilized production rate. Normally, a well placed on continuous gas lift is unloaded continuously, and a well placed on intermittent gas lift is unloaded intermittently. Primary considerations in unloading include avoiding excessive pressures that could damage the valves, and using clean, filtered workover fluids to avoid plugging or abrasion of the valves.

Prior to unloading, a two-pen pressure recorder should be installed at the surface to monitor both the gas injection pressure and the production (tubing) pressure. These pressures should be measured as close to the wellhead as practical. In any case, the gas injection pressure should be measured downstream of the injection choke, and the production pressure should be measured upstream of any flowline choke that is present. The wellhead pressure should be bled down to the pressure of the downstream separator, and the flowline choke, if present, should be either fully open or removed.

Continuous Gas Lift Wells

With continuous gas lift, the unloading process begins when gas is injected slowly into the annulus, probably through a choke located at the surface. Pressure is incrementally raised by approximately 50 psi every eight to ten minutes until it reaches about 400 psi, and 100 psi every eight to ten minutes thereafter. The kill fluid is displaced through the standing valve, up the tubing and to the surface into a disposal tank, until gas starts coming around the first valve or oil appears in the produced fluid. A steady stream of fluid will be then unloaded. If these fluids are directed into a separator, it is important to keep the backpressure on the well as low as possible. As gas is continuously injected into the annulus, a gradual increase in casing pressure will be required to keep fluids flowing from the tubing string.

Valve 1, the uppermost valve, is the first valve to be uncovered; gas first enters the tubing string at this point. This is noted at the surface by an immediate increase in the velocity of the fluid stream coming out of the tubing. A mixture of gas and liquid is soon produced at the surface, and the casing pressure levels off at the surface operating pressure of Valve 1. As gas continues to enter the annulus, the liquid column in the annulus is lowered until Valve 2 is uncovered. As soon as this valve is uncovered, gas flows through it and enters the tubing. Casing pressure then drops to the surface operating pressure of this valve. At about the same time, pressure in the annulus opposite Valve 1 should have been reduced to a level low enough to cause that valve to close.

Unloading continues from valve to valve until the deepest operating valve is uncovered. At this point, the bottomhole pressure has been reduced to a level that allows the formation fluid to move into the tubing, and the volume of gas injected through the operating valve is sufficient to lift the production under design conditions.

Intermittent Gas Lift Wells

With intermittent gas lift, fluid is unloaded at the surface in the form of piston-like slugs. The unloading process is the same as that for continuous flow until the uppermost valve (Valve 1) is uncovered. At that point, the well is placed on intermittent control for unloading. This is accomplished with a choke or a time-cycle controller at the surface so that the well is alternately produced and shut-in. During this period, the fluid in the annular space will continue to be U-tubed into the tubing and will be produced as slugs. A good cycle for unloading is obtained with 2 to 4 minutes of gas injection every 20 to 30 minutes. This allows ample time for stabilization to take place between slugs.

When the well is unloaded down to the operating valve, the choke size or cycle time should be adjusted to suit the well’s production characteristics. Thus the unloading operation may start with a high number of cycles per day and then, in response to the well’s production behavior, the number of cycles will be adjusted downward as fewer cycles will be needed to maintain optimum production rates. If the fluid production rate begins to fall off, then the number of daily cycles is too low for optimal production. With this information, it is possible to make further refinements to the process by reducing the duration of gas injection during each cycle. The objective is to maximize production and minimize the gas volume required. A very useful monitoring procedure involves simultaneously recording the shapes of the tubing and casing pressures curves. Adjustments are made on the basis of the shapes of these two curves.

System Adjustments

Once a well is unloaded, the next step is to optimize its production rate and gas usage. This will require some adjustment of its operating parameters. For detailed procedures, refer to API RP 11V5 (1999).

In a continuous gas lift installation, adjustments are generally made using an adjustable choke to control the rate of gas injection (a positive choke could also be used, but this would require interrupting gas injection to change the choke size). To prevent freezing, the gas system may be equipped with a dehydrator, gas heater or heat exchanger, or methanol may be injected upstream of the choke. To adjust the gas injection rate, the choke is initially set at a diameter that is larger than required for the design rate. The diameter is reduced incrementally until the production rate begins to drop, and then readjusted to establish the optimal production rate.

Similar types of adjustments are made for intermittent gas lift installations that employ time cycle control: the controller is initially set for a duration that will exceed the design gas injection requirements, and then the number of cycles per day is reduced until the well can no longer produce at its desired rate. The controller is then reset in steps until the optimal production and gas injection rates are established. For intermittent wells operating on choke control, the choke is initially sized for the design production rate, and then adjusted in the same type of trial-and-error manner.

Gas Lift System Monitoring

Successful gas lift performance depends largely on the efforts of field personnel. A gas lift installation requires close supervision during the unloading process, and when injection gas is adjusted and regulated.

A common practice is to analyze the system only when a problem arises. A better approach is to analyze each well while it is operating satisfactorily to determine if the installation has been properly designed. This provides a baseline measure of performance for reference in the event of trouble, and helps to indicate needed design changes. It is important to analyze this baseline information before planning well servicing or workover operations—otherwise, the operator will not know what changes are needed.

Diagnostic tools for monitoring and troubleshooting gas lift wells include:

Two-pen pressure recorder charts and calibrated pressure gauges installed at the well
Acoustical and production logging surveys
Fluid level determinations using wireline


API RP 11V5 (1999) describes these tools and their applications in detail.

Remote Monitoring

Gas lift wells are a common area of application for remote monitoring and control techniques. These systems can measure the performance of a single well or an entire field using sensors and data transmitting devices that alert field personnel to changes in well performance. By comparing performance parameters over time, the operator can analyze well stability, allocate lift gas injection, and optimize the operation of the entire field. This capability leads to improved efficiency, better field operations management, and increased profitability.

A significant feature of monitoring systems is their ability to remotely control gas injection and change well settings using two-way control devices. Continuous monitoring and comparison of parameters such as injection pressure, wellhead pressure, and flow rate lets the operator identify potential problems and take preventive and corrective action from a central location. In many cases, the operator is notified automatically when sensors detect significant changes to key parameters.

Primary components of remote monitoring systems include:

Downhole Pressure & Temperature Sensors
Sensor Data Process System
Well Controller
Remote Terminal Unit (RTU)


The downhole pressure and temperature sensors communicate via a system controller to adjust gas injection through the sensor data process system. This allows the operator to control the well or the field based on changing surface or downhole conditions.

A remote terminal unit (RTU) can transmit data continuously or store well performance data for later transmission and analysis. The RTU is a two-way system, thus allowing the operator to communicate back to the well.

The monitoring and communication equipment is powered by solar cells, which are backed up by a battery system to ensure a constant power supply.

Through monitoring of gas lift injection and production systems, field efficiency can be improved and future gas lift valve design, valve placement and unloading programs can be designed on the basis of actual field operating experience.

Source : www.reggieoilservices.com

Halul Island 0 comments

Halul Island is part of the State of Qatar located around 80 km north east of the city of Doha, with an area of 1.5 square kilometers. It has all the facilities of a major international oil terminal.

The island is home to 11 large crude oil storage tanks, with a total capacity of 5 million barrels, crude oil pumping facilities, power generation and water desalination plants. Oil is blended and exported from Halul to customers’ oil tankers moored offshore. In 2003, 108 commercial tankers were loaded at Halul.

Halul Island expansion plans include the Phase II upgrade of the harbor to accommodate larger vessels, a new control room building a new marine building and the upgrade of power and water utilities.

The island is provided with suitable housing accommodation and all related domestic facilities including restaurants, a clubhouse, and recreational areas to play sports such as volleyball, basketball, football and tennis. Between 750 and 900 personnel, including contractors are present on the island on a daily basis.

Safety is a priority at Halul. As the operator of Halul terminal, QP has given it considerable attention and a safety procedure is provided and strictly followed. The safety requirements set out in the checklist are based on the safety practices widely accepted by the oil tanker industry and recommendations by ISGOTT. All fire fighting and lifesaving appliances are properly placed and maintained in a state of readiness for immediate use.

In order to enhance greenery and landscaping, a variety of flowering plants, trees and shrubs are being planted around the island. A project has been initiated for a sewage and waste water treatment plant and this gray water will be utilized to enhance the greenery on Halul’s undeveloped areas.

The island (about 1.5 sq. km) is home for 11 giant crude oil storage tanks, pumping stations, power generation, water desalination plants and a heliport in addition to staff accommodation, sports and recreational facilities.

Halul Island accommodates about 800 personnel including contractors on a daily basis.

Source : www.qp.com.qa

i-Handbook 0 comments


Interactive, field-specific computations
i-Handbook, an electronic version of the Field Data Handbook, displays data that helps compute results fast. This eliminates the time-consuming and error-prone practice of first assimilating data and obtaining results using a separate calculator.

The i-Handbook was designed with three objectives

  • retain the book format of the Field Data Handbook
  • present data without additional training
  • focus on the needs of a varied audience, from on-site personnel to design and planning engineers in offices.
An advanced resource
An interactive wellbore diagram lets you build a graphical view of the wellbore with drag-and-drop data from the tubular tables. You can define various flow paths in the well. The volumes of defined sections are calculated automatically and displayed on the diagram.

Quick and accurate
Tubing and casing data tables can be expanded so you can see additional physical properties. You can send data entered in any calculator or a particular wellbore to your team. Correct information is exchanged fast.

Design help saves time
A thorough understanding of the treatment and the effects of recommended wellbore actions is communicated through visual, sometimes animated, schematics. You can prepare diagrams illustrating the various combinations of pipe strings. This lets you create realistic, multiple design options in one session.

More data
New information is included in sections on pipe, tubing, casing, tanks, volume, fracturing, cement, and acid/oil/brines.

Minimum system requirements:
  • PC Windows®
  • 200-MHz Pentium® processor-based computer
  • Microsoft® Windows 2000 or Windows XP
  • 128 MB of RAM
  • 10-MB free disk space
  • i-Handbook is not compatible with Microsoft® Windows 95, 98 or NT®
Source and download : Schlumberger Site

Lebaran 2007 1 comments


Bapak-bapak berpose bersama


Corps dharma wanita Halulindo


Ibu-ibu menunggu giliran...


Pak Novi kok nggak makan nih...


Diskusi sambil santap siang bersama...


Penunggu warung


Tim Penyeleksi rasa...


Babe... tetap semangat!


E-book : 168 jam dalam sandera 0 comments


“Bangun Meut! Bangun!”

Suara Budianto mengagetkanku. Tangannya menghentakkan tas yang kupakai sebagai bantal. Budi mengulangi teriaknya, “Bangun Meut! Bangun!”

Entah apa gerangan yang sedang terjadi. Otakku belum bekerja seratus persen, namun bisa kucerna nada kepanikan dalam lengkingan suara Budi. Setahuku, Budi adalah tipe lelaki Jawa yang halus tutur katanya. Tak pernah ia meninggikan suara kepadaku seperti ini.
Belum sempat aku bertanya, Budi kembali berteriak, “Paspor Meut! Passpor…!” Paspor? Kenapa ada yang meminta paspor, padahal rasanya aku sudah lama tertidur sejak melintas perbatasan. Tapi tanganku refleks merogoh tas mencari paspor.
“Cepat Meut! Cepat!” Lagi-lagi Budi berteriak, kali ini lebih keras. Mungkin karena panik, tanganku sulit sekali menemukan paspor. Kuaduk-aduk isi tas. Mataku yang belum awas benar mencoba melihat sekeliling.

Rupanya kami berada di sebuah pom bensin. Posisi mobil yang kutumpangi seperti tengah mengisi bensin. Mataku menangkap sosok tiga lelaki mengepung mobil kami. Wajah mereka tertutup kain sorban yang biasa disebut kafiyeh. Hanya mata mereka yang terbuka. Aku yakin mereka warga Irak.

Budi duduk di jok depan, badannya membalik ke arahku karena tak sabar menungguku mencari paspor tanpa hasil. Di sebelah Budi, kursi tampak kosong. Kemana Ibrahim? Perhatianku beralih ke suara orang menghardik dalam bahasa Arab. Matanya memelototiku.
“Paspor!!” Hanya itu yang bisa kupahami dari rentetan bahasa Arab yang meluncur dari mulutnya.

Aku semakin bingung, tapi pasti ada yang tidak beres. Bukan hanya satu, tiga lelaki itu kini memaksaku dengan tatapan menusuk dan tidak sabar. Kutemukan pasporku, seorang dari mereka langsung menyambarnya. Pada saat bersamaan Ibrahim berlari entah dari mana. Rautnya panik.

“Sahafi! Sahafi! Muslim! Andonesi!” Setengah berteriak Ibrahim menjelaskan pada tiga lelaki itu bahwa kami wartawan muslim dari Indonesia. Ketiga lelaki itu tak mempedulikan berondongan penjelasan Ibrahim. Malah mereka menimpali dengan rentetan pernyataan yang lebih sengit. Itu membuat Ibrahim semakin pucat. Pasti posisinya tak berdaya.
Pintu mobil dibuka, tubuh Ibrahim yang tinggi besar didorong paksa ke arahku. Lalu seorang lelaki memaksa masuk dari samping Ibrahim, dan melompat ke kursi paling belakang. Tangannya menenteng senjata laras panjang jenis AK. Ia mengarahkan moncong senjatanya padaku sambil berteriak dalam bahasa Arab. Sepertinya ia mengatakan, “Jangan berontak, jangan bergerak!”

Di kursi depan, lelaki lain masuk dari pintu kanan, memepet tubuh Budi. Seorang lagi masuk dari pintu depan kiri, duduk di belakang kemudi. Ia membalik ke arah Ibrahim dan merebut kunci dari tangannya. Kasar dan beringas. Tubuh Budipun didorong ke kursi tengah sehingga posisinya terjepit tubuhku dan Ibrahim. Mesin dihidupkan, mobilpun dilarikan sangat kencang. Sekelebat aku melihat beberapa orang di pom bensin hanya melongo tanpa mampu menolong.
Mobil terus melaju kencang, membuat barang-barang bawaan kami, termasuk perangkat liputan, terguncang. Semuanya terjadi begitu cepat. Aku berharap ini hanya bagian dari mimpi tidurku. Kakiku serasa melayang, tubuhku tak lagi menempel di kursi. Mimpikah? Bukan! Walau perasaanku sulit menerima, tapi otakku yang sudah terjaga terus menerus meyakinkan, “Ini kenyataan, Meut, bukan mimpi!” Akhirnya aku pasrah. “Inilah akhir hidupmu.”

Inikah perjalanan menuju kematian? Dunia pun gelap.

Penasaran? Silakan baca sendiri e-booknya… Klik download button di atas. Jangan lupa siapin kacang goreng dan kopinya….

Lebih jauh tentang penulis...

Maen Banshee yuk... 0 comments

Bagi yang sudah lama tinggal di Qatar, apalagi rumahnya di Wakrah tentunya tidak asing lagi dengan Sea Line Beach. Apalagi kalo bukan tempat rekreasi pantai, yang menjadi andalan warga Ummsaid...

Nah kali ini, saya mau mengajak rekan-rekan menuju ke sana... Tapi bukan untuk nyemplung ke laut, tapi mencoba menaklukan desert meski hanya kecil-kecilan menggunakan banshee ...


Kalo nggak punya gimana?... Jangan khawatir, sekarang sudah menjamur 3-4 penyewaan banshee di kanan-kiri jalan menuju Sea Line beach. Pokoknya pilih aja sesuai besar kecilnya cc yang anda pilih. Kalo tidak salah, yang 350an cc sewanya 100 real/jam. Kok sebentar amat?... Heee... coba dulu deh, setengah jam aja bagi pemula sudah cukup membuat gemetar. Jadi kapan lagi kita bisa maen di desert. Mau ikutan... Ayoook, aku duluan yaah....

Ifthar Bersama 2007 0 comments

Pak Camat sedang ngasih instruksi....


Pak Risna takut gak kebagian...


Tim dapur kita


Sudah nggak sabar menunggu bedug

Alhamdulillah... sampai juga buka puasanya


Selamat buat Koh Ruslan.... 0 comments


Akhirnya.... bakal berkurang juga nih jumlah bujangan di Pulau Halul, setelah sekian lama Koh Ruslan Lukman berstatus bujangan akhirnya beliau akan mengakhiri lajangnya pada 17 Januari 2009 nanti. Berikut undangan tepatnya e-invite yang beliau kirim ke warga Halulindo :

Dear friends.

Please consider this email as an official invitation to our wedding celebration on Saturday 17 January 2009. Our Holy Matrimony will attend at GII Hok Im Tomg Church, Veteran RI Building 12th floor, The Plaza Semangi South Jakarta at 11am and Wedding reception at Ancol Cordova Tower Pasir Putih Raya Block E/5 8th floor Ancol Timur North Jakarta, Indonesia at 7pm. Any inquiries please click http://www.ewedding.com/sites/bekoar.


Our happiness will be more complete with your presence and blessing.


Love

Antonius Ruslan Lukman & Gan Mei Cen


Selamat ya Koh... Kami warga Halulindo hanya bisa berdo'a semoga Koh Ruslan ame ce' Mei bisa langgeng jadi oma dan opa...

Kumpulan E-book Halulindo

Silakan klik pada link sesuai kategori berikut :

  1. E-book Umum : Berisi beberapa e-book tentang novel, memoar, biography atau yang bersifat umum lainnya.
  2. E-book Handbook : Berisi beberapa e-book tentang handbook dari berbagai disiplin ilmu.
  3. E-book Islami : Berisi beberapa e-book tentang agama Islam.


Kumpulan Artikel Halulindo

Silakan klik pada link sesuai kategori berikut :

  1. Article - Oil Knowledge : Berisi beberapa artikel tentang pengetahuan perminyakan dari berbagai disiplin ilmu.
  2. Article - Management : Berisi beberapa artikel tentang pengetahuan management.
  3. Article - Umum : Berisi beberapa artikel yang bersifat umum.



Download 0 comments

Berikut beberapa file yang bisa anda unduh :

  • E-Book Islami :
  1. Ringkasan Do'a Haji dan Umroh
  2. Hisnul Muslim (Kumpulan do'a sesuai Al-Qur'an dan Assunnah)
  3. 100 Pesan Nabi Untuk Wanita Solihah
  • E-Book Umum :
  1. 168 jam Dalam Sandera by Meutya Hafid (File exe berupa digi-book, jika ada peringatan maleware terutama di Vista, abaikan saja. Aman kok...).
  2. Novel Laskar Pelangi by Andrea Hirata (pdf file 761 kb)
  3. Kumpulan Cerpen Islami by dunia kata (pdf file 298 kb)
  4. Kick Andy : Kumpulan Cerpen Inspiratif
  5. Barack Husein Obama : Candidat Presiden Amerika yang punya Muslim Connection.
  6. Menerjang Harapan dari Jakarta Menuju Gedung Putih

  • Software :
  1. Schlumberger i-handbook (Penjelasannya lihat di sini)

  • Text-book :
  1. Terjemahan Basic Chemistry by Y. Takeuchi (Penjelasan lihat di sini)
  2. Terjemahan Kimia Organik by Taro Saito
  3. Terjemahan Kimia Kuantum by Koichi Ohno
  4. Pedoman tata nama kimia

  1. Tips umum menulis surat lamaran.
  2. Menulis surat lamaran di email.
  3. Tips umum membuat resume.
  4. Aspek-aspek yang ditonjolkan dalam resume.
  5. Hati-hati menuliskan hal berikut dalam resume.
  6. Persiapan menghadapi wawancara.
  7. Cara berpakaian yang baik dalam wawancara.
  8. Bersikap percaya diri.
  9. Pengaruh kontak mata dan suara dalam wawancara.
  10. Persiapan Psikotes.
  11. Sopankah menanyakan hasil wawancara?
Semua file dalam format word dan dikompres dalam link berikut.

  • File Arsip di Milis Halulindo (File berekstensi word)
  1. Advanced Process Control
  2. Basic Signal Processing for Vibration Data Collection
  3. Basic Vibration Primer
  4. Introduction to Gas Turbine for Non-Engineers
  5. Mengenal Investasi di Pasar Modal
  6. Project Management
  7. Pump Theory
  8. Tanki